Gibran

Gibran Tunda Kunjungan Yahukimo Demi Keamanan Pegawai

Gibran Tunda Kunjungan Yahukimo Demi Keamanan Pegawai
Gibran Tunda Kunjungan Yahukimo Demi Keamanan Pegawai

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menunda kunjungan kerjanya ke Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu ini. 

Penundaan dilakukan setelah aparat keamanan mempertimbangkan situasi intelijen dan potensi ancaman terhadap keselamatan VVIP. 

Langkah ini diambil agar kunjungan resmi tetap berjalan aman dan tertib, meski agenda pemeriksaan pembangunan serta interaksi dengan masyarakat di wilayah tersebut harus dijadwalkan ulang.

Komandan Satgas Pengamanan VVIP sekaligus Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menjelaskan, Wapres awalnya dijadwalkan tiba di Yahukimo menggunakan pesawat Hercules usai kunjungan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. 

Namun, pertimbangan intelijen mengungkap adanya pergerakan kelompok tertentu yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Karena melihat pertimbangan keamanan di Yahukimo sampai dengan pagi ini, saya menyarankan kepada Bapak Wapres untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo,” ujar Amrin.

Pertimbangan Keamanan dan Intelijen

Mayjen Amrin menekankan bahwa keputusan ini semata-mata untuk memastikan keselamatan Wapres dan rombongan. Berdasarkan laporan intelijen, terdapat aktivitas dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab di wilayah Yahukimo. Keberadaan potensi gangguan ini membuat kunjungan lapangan menjadi sangat riskan.

“Dari pertimbangan intelijen kami melihat ada gerakan-gerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab di sana yang menurut pertimbangan kami untuk keamanan VVIP tentunya sangat tidak memungkinkan,” jelas Amrin.

Meski demikian, Wapres Gibran disebut sangat ingin mengunjungi Yahukimo. Ia berharap bisa melihat langsung pembangunan infrastruktur, layanan publik, serta interaksi warga setempat. Penundaan kunjungan ini bukan pembatalan permanen, melainkan penjadwalan ulang demi keamanan optimal.

Agenda Kunjungan di Tanah Papua

Kunjungan Wapres ke Yahukimo merupakan rangkaian agenda di Papua, yang dimulai dengan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 dan Pasar Ikan di Biak Numfor pada 13 Januari 2026.

Pada hari berikutnya, Wapres mengunjungi pasar tradisional dan pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Rangkaian kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung pembangunan yang didanai pemerintah pusat, melihat program-program kesejahteraan masyarakat, serta berdialog dengan warga di wilayah pegunungan Papua. Penundaan di Yahukimo dipastikan tidak mengurangi komitmen pemerintah pusat untuk memantau pembangunan di seluruh wilayah Papua.

Mayjen Amrin menegaskan bahwa keamanan tetap menjadi prioritas utama. Setiap agenda Wapres disesuaikan dengan kondisi lapangan, dan keputusan penundaan diambil berdasarkan pertimbangan matang tim intelijen dan aparat keamanan.

Penjadwalan Ulang dan Komitmen Pemerintah

Dengan adanya penundaan, kunjungan Wapres ke Yahukimo akan dijadwalkan ulang sesuai kondisi keamanan yang lebih kondusif. Pemerintah daerah dan aparat keamanan setempat terus memonitor situasi, sehingga kunjungan bisa dilakukan dengan aman di waktu mendatang.

“Wapres tetap berkomitmen untuk melihat pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat dan daerah. Penundaan ini hanya bersifat sementara hingga situasi memungkinkan,” terang Amrin.

Langkah ini menunjukkan keseimbangan antara efektivitas pemerintahan dan keselamatan pejabat negara. Dengan memprioritaskan keamanan, pemerintah memastikan agenda pembangunan tetap diawasi secara langsung oleh Wapres, tanpa menimbulkan risiko bagi seluruh rombongan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index